Sejak 2010 · Mendukung 2 juta+ penggunaan alat setiap bulan
Sejak 2010
Tambahkan ke Chrome

Kotak Alat Saya

Mode Otomatis

Belum ada alat yang disimpan.

Tingkatkan ke Versi Premium
Alat terkait
Kalkulator Bidang MiringKalkulator GesekanKalkulator Gaya GravitasiKalkulator KepadatanKalkulator Daya Angkat Balon HeliumKalkulator Volume Papan Selancar
Beranda > Beragam > Kalkulator fisika
 

Kalkulator Daya Apung

Hitung gaya apung dan lihat apakah suatu benda mengapung atau tenggelam dengan prinsip Archimedes. Masukkan fluida, volume, dan massa untuk gaya apung, berat semu, densitas, fraksi tercelup, dan cadangan apung pada diagram tangki.

Gratis digunakanTidak perlu mendaftarHasil instan
Kalkulator Daya ApungCoba sekarang — gratis ▼
Contoh cepat — klik untuk mengisi formulir, lalu tekan Hitung:
Air ≈ 1000, air laut ≈ 1025. Pilih preset di atas atau ketik nilai Anda sendiri.
Gravitasi mengubah skala gaya tetapi tidak pernah mengubah keputusan akhir terapung / tenggelam.

Embed Kalkulator Daya Apung Widget

Tentang Kalkulator Daya Apung

Kalkulator Daya Apung berfungsi untuk menghitung gaya apung pada suatu objek dan memberi tahu Anda secara instan apakah objek tersebut akan terapung, tenggelam, atau melayang di dalam fluida — semuanya didasarkan pada prinsip Archimedes. Masukkan jenis fluida, volume serta massa objek, dan alat ini akan menampilkan gaya apung, densitas objek, bagian yang terendam secara tepat, berat semu (di bawah air), serta seberapa banyak beban tambahan yang masih dapat ditampung oleh objek yang terapung, yang divisualisasikan dalam diagram tangki terapung/tenggelam beranimasi.

Apa itu Daya Apung?

Daya apung adalah gaya dorong ke atas yang diberikan oleh fluida pada objek apa pun yang diletakkan di dalamnya. Dorongan ke atas tersebut muncul karena tekanan fluida meningkat seiring bertambahnya kedalaman: bagian bawah dari objek yang terendam berada dalam fluida bertekanan lebih tinggi daripada bagian atasnya, dan perbedaan ini menghasilkan gaya neto ke atas. Penentuan apakah suatu objek akan naik atau tenggelam merupakan hasil dari tarik-menarik antara gaya apung ini dengan berat objek.

Prinsip Archimedes

Prinsip Archimedes menyatakan bahwa gaya apung yang dialami oleh sebuah benda yang dicelupkan ke dalam fluida sama dengan berat fluida yang dipindahkan oleh benda tersebut. Dalam bentuk rumus:

Gaya Apung
$$F_b = \rho_{fluid} \times V_{displaced} \times g$$

di mana \( \rho_{fluid} \) adalah densitas fluida (kg/m³), \( V_{displaced} \) adalah volume fluida yang terdesak atau dipindahkan (m³), dan \( g \) adalah percepatan gravitasi (9,81 m/s² di Bumi). Ketika objek terendam sepenuhnya, volume yang dipindahkan sama dengan volume objek itu sendiri.

Apakah akan Terapung atau Tenggelam?

Keputusannya bergantung pada satu perbandingan densitas sederhana, karena volume dan gravitasi muncul di kedua sisi keseimbangan gaya sehingga saling meniadakan:

  • Terapung — densitas objek lebih kecil daripada densitas fluida (\( \rho_{obj} < \rho_{fluid} \)).
  • Tenggelam — densitas objek lebih besar daripada densitas fluida (\( \rho_{obj} > \rho_{fluid} \)).
  • Daya apung netral (Melayang) — kedua densitas bernilai sama, sehingga objek melayang di kedalaman mana pun.
Bagian Terendam dari Objek Terapung
$$\frac{V_{submerged}}{V_{total}} = \frac{\rho_{obj}}{\rho_{fluid}}$$

Inilah alasan mengapa sekitar 90% bagian gunung es tersembunyi di bawah permukaan air: es (≈917 kg/m³) memiliki densitas sekitar 92% dari densitas air laut (≈1025 kg/m³).

Berat Semu di Bawah Air

Objek yang terendam akan terasa lebih ringan karena gaya apung menopang sebagian dari beratnya. Nilai yang terbaca pada timbangan di dalam air adalah berat semu:

Berat Semu
$$W_{apparent} = W - F_b = m g - \rho_{fluid} V g$$

Efek inilah yang kabarnya digunakan oleh Archimedes untuk menguji apakah mahkota raja terbuat dari emas murni: mahkota emas murni dan mahkota dengan massa sama yang dicampur perak memindahkan volume air yang berbeda sehingga kehilangan berat semu yang berbeda pula.

Densitas Umum

Material / FluidaDensitas (kg/m³)Densitas (g/cm³)
Bensin7400,74
Etanol7890,789
Es9170,917
Minyak zaitun9180,918
Kayu pinus~500~0,50
Air tawar10001,000
Air laut10251,025
Aluminium27002,70
Besi / Baja78707,87
Raksa1353413,534
Emas1932019,32

Apa Saja yang Memengaruhi Daya Apung?

💧 Densitas Fluida

Fluida yang lebih padat memberikan dorongan yang lebih kuat. Anda dapat terapung lebih mudah di air laut yang asin dibandingkan di air tawar — dan terapung tanpa usaha di Laut Mati.

📦 Volume yang Dipindahkan

Volume terpindah yang lebih besar berarti gaya apung yang dihasilkan juga lebih besar. Kapal baja dapat terapung karena bentuk lambungnya memindahkan volume air yang sangat besar.

⚖️ Densitas Objek

Massa yang padat di dalam volume kecil akan meningkatkan nilai densitas. Jika densitas objek mengalahkan densitas fluida, objek tersebut akan tenggelam.

🪐 Gravitasi

Gravitasi mengubah skala berat dan gaya apung secara seimbang, sehingga keputusan objek terapung atau tenggelam tetap sama di Bulan, Mars, atau Bumi.

Cara Menggunakan Kalkulator Ini

  1. Pilih fluida: Pilih opsi yang tersedia seperti air tawar, air laut, atau minyak, atau ketik sendiri densitas fluida kustom dalam kg/m³.
  2. Masukkan data objek: Ketik nilai volume dan massa objek lalu pilih satuan masing-masing (cm³, liter, kg, lb, dan lainnya).
  3. Atur gravitasi (opsional): Biarkan pada nilai Bumi yaitu 9,81 m/s² atau ubah ke Bulan, Mars, Jupiter, atau Venus.
  4. Klik Hitung: Lihat keputusan terapung atau tenggelam, gaya apung, bagian yang terendam, daya apung cadangan, serta ikuti langkah demi langkah pengerjaan pada diagram tangki animasi.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Apa itu gaya apung?

Gaya apung adalah dorongan ke atas yang diberikan oleh fluida pada objek apa pun yang ditempatkan di dalamnya. Berdasarkan prinsip Archimedes, nilainya sama dengan berat fluida yang dipindahkan oleh objek tersebut, dihitung sebagai gaya apung = densitas fluida × volume yang dipindahkan × percepatan gravitasi.

Bagaimana cara mengetahui apakah suatu objek akan terapung atau tenggelam?

Bandingkan densitasnya. Jika objek kurang padat dibandingkan fluida maka ia terapung, jika lebih padat maka ia tenggelam, dan jika densitasnya sama maka ia memiliki daya apung netral dan melayang di kedalaman mana pun. Volume dan gravitasi saling meniadakan, sehingga hanya densitas yang menentukan keputusan akhir.

Bagaimana cara menghitung gaya apung?

Gaya apung F_b = ρ × V × g, di mana ρ adalah densitas fluida dalam kg/m³, V adalah volume yang terendam dalam m³, dan g adalah gravitasi dalam m/s². Ketika sebuah objek terendam sepenuhnya, V adalah seluruh volumenya; ketika terapung, ia hanya memindahkan fluida yang cukup untuk menyamai beratnya sendiri.

Berapa bagian dari objek terapung yang berada di bawah air?

Bagian yang terendam sama dengan densitas objek dibagi dengan densitas fluida. Es memiliki densitas sekitar 917 kg/m³ dan air sekitar 1000 kg/m³, sehingga sekitar 92 persen dari gunung es berada di bawah permukaan dan hanya 8 persen yang terlihat di atas.

Apa yang dimaksud dengan berat semu di bawah air?

Berat semu adalah nilai yang terbaca pada timbangan ketika objek terendam. Nilainya sama dengan berat asli objek dikurangi gaya apung. Inilah sebabnya mengapa objek berat terasa lebih ringan di bawah air, dan ini adalah efek yang digunakan Archimedes untuk menguji mahkota emas raja.

Apakah gravitasi mengubah status terapung suatu benda?

Tidak. Baik berat maupun gaya apung berubah sebanding dengan gravitasi, sehingga kesimpulan terapung atau tenggelam tetap sama baik di Bulan, Mars, maupun Bumi. Hanya ukuran kekuatannya yang berubah, oleh karena itu kalkulator ini menyediakan pilihan mengubah gravitasi guna melihat gaya di dunia lain.

Sumber Daya Tambahan

Kutip konten, halaman, atau alat ini sebagai:

"Kalkulator Daya Apung" di https://MiniWebtool.com/id/kalkulator-daya-apung/ dari MiniWebtool, https://MiniWebtool.com/

oleh tim miniwebtool. Diperbarui: 1 Juli 2026

Kalkulator fisika:

Alat populer dan terbaru:

Kalkulator AkselerasiKalkulator GayaKalkulator Pemuaian TermalLihat semua →
Beranda > Beragam > Kalkulator fisika > Kalkulator Daya Apung