Sejak 2010 · Mendukung 2 juta+ penggunaan alat setiap bulan
Sejak 2010
Tambahkan ke Chrome

Kotak Alat Saya

Mode Otomatis

Belum ada alat yang disimpan.

Tingkatkan ke Versi Premium
Alat terkait
Kalkulator Hasil PersentaseKalkulator Reaktan PembatasKalkulator StoikiometriKonverter Mol/Gram/PartikelKalkulator Penetapan Harga Opsi Black-Scholes
Beranda > Beragam > Kalkulator kimia
 

Kalkulator Hasil Teoretis

Masukkan persamaan setara, pilih produk, dan masukkan jumlah tiap reaktan yang Anda punya untuk mencari yield teoretis dalam gram dan mol. Yield race menunjukkan hasil maksimal tiap reaktan sendirian, mengungkap reaktan pembatasnya.

Gratis digunakanTidak perlu mendaftarHasil instan
Kalkulator Hasil TeoretisCoba sekarang — gratis ▼
Contoh cepat — klik untuk mengisi formulir, lalu tekan Hitung:
Gunakan -> atau = untuk tanda panah dan tanda + di antara spesi. Contoh: 2 Al + 3 Cl2 -> 2 AlCl3
⚖️ Opsional: persentase hasil
Hasil aktual dari produk terpilih

Embed Kalkulator Hasil Teoretis Widget

Tentang Kalkulator Hasil Teoretis

Kalkulator Hasil Teoretis menemukan jumlah maksimum produk yang dapat dihasilkan oleh suatu reaksi dari reaktan yang Anda miliki. Masukkan persamaan kimia setara apa saja, pilih produk yang Anda inginkan, dan masukkan jumlah masing-masing reaktan dalam satuan gram atau mol. Kalkulator ini melaporkan hasil teoretis dalam satuan gram dan mol, mengidentifikasi reaktan pembatas, dan menunjukkan reaktan berlebih yang tersisa. Massa molar diurai secara otomatis, dan visualisasi "perlombaan hasil" menunjukkan seberapa banyak produk yang dapat dihasilkan oleh masing-masing reaktan secara terpisah — jumlah terkecil adalah hasil teoretisnya. Anda juga dapat memasukkan hasil aktual untuk mendapatkan persentase hasil.

Apa Itu Hasil Teoretis?

Hasil teoretis adalah jumlah maksimum produk yang dapat dihasilkan oleh suatu reaksi kimia, dengan asumsi reaksi tersebut berlangsung sempurna tanpa kehilangan zat apa pun. Hal ini ditentukan oleh reaktan pembatas — reaktan yang habis terlebih dahulu. Begitu reaktan pembatas habis, reaksi akan berhenti, sehingga ia menetapkan batas mutlak seberapa banyak produk yang dapat terbentuk, tidak peduli seberapa banyak sisa reaktan lainnya yang masih ada. Hasil teoretis merupakan standar pembanding untuk menilai hasil nyata (aktual) yang diperoleh di laboratorium.

Cara Menghitung Hasil Teoretis

Metode yang paling andal adalah dengan metode rasio mol (potensi produk):

  1. Setarakan persamaan kimia sehingga koefisiennya memberikan rasio mol yang benar.
  2. Ubah setiap reaktan menjadi mol dengan membagi massanya dengan massa molar masing-masing (lewati langkah ini jika jumlah reaktan Anda sudah dalam mol).
  3. Gunakan rasio mol untuk mencari tahu berapa mol produk yang dapat dihasilkan oleh masing-masing reaktan: kalikan mol reaktan dengan (koefisien produk ÷ koefisien reaktan).
  4. Hasil terkecil adalah hasil teoretis dalam satuan mol. Reaktan yang menghasilkan nilai terkecil tersebut adalah reaktan pembatasnya.
  5. Kalikan dengan massa molar produk untuk mengubah hasil teoretis menjadi satuan gram.
Hasil Teoretis (per reaktan, terkecil yang menang)
$$n_{\text{produk}} = n_{\text{reaktan}} \times \frac{\text{koefisien produk}}{\text{koefisien reaktan}}$$ $$\text{Hasil teoretis (g)} = n_{\text{produk, min}} \times M_{\text{produk}}$$

Hasil Teoretis vs. Hasil Aktual vs. Persentase Hasil

Hasil teoretis adalah perkiraan hasil maksimum terbaik berdasarkan perhitungan stoikiometri. Hasil aktual adalah jumlah yang benar-benar Anda peroleh saat melakukan eksperimen di laboratorium, yang hampir selalu lebih rendah karena adanya reaksi samping, kehilangan zat selama pemindahan dan pemurnian, atau karena reaksi tidak berjalan sepenuhnya sampai selesai. Persentase hasil memberi tahu Anda seberapa efisien proses reaksi tersebut berlangsung:

Persentase Hasil
$$\text{Persentase hasil} = \frac{\text{hasil aktual}}{\text{hasil teoretis}} \times 100\%$$

Contoh Soal

Mari kita tinjau proses Haber untuk pembuatan amonia: N2 + 3 H2 → 2 NH3, dimulai dengan 28 g N2 dan 10 g H2. Kita ingin mencari hasil teoretis dari NH3 (massa molar 17,03 g/mol).

ReaktanMassaMassa molarMolNH3 yang dapat dibuat
N228 g28,01 g/mol1,00 mol1,00 × (2 ÷ 1) = 2,00 mol
H210 g2,02 g/mol4,96 mol4,96 × (2 ÷ 3) = 3,31 mol

N2 hanya dapat menghasilkan 2,00 mol NH3, lebih sedikit daripada 3,31 mol yang dapat dihasilkan oleh H2, sehingga N2 adalah reaktan pembatas. Hasil teoretisnya adalah 2,00 mol NH3, yaitu setara dengan 2,00 × 17,03 ≈ 34,1 g NH3. Sisa H2 yang tidak bereaksi adalah reaktan berlebih.

Kesalahan yang Sering Terjadi

  • Lupa menyetarakan persamaan reaksi. Koefisien persamaan reaksi merupakan dasar rasio mol — tanpa penyetaraan, jawaban Anda akan salah.
  • Membandingkan gram secara langsung alih-alih mol. Selalu konversikan massa ke mol terlebih dahulu; massa yang sama tidak berarti jumlah partikelnya sama.
  • Menggunakan rasio mol yang terbalik. Pastikan untuk mengalikan dengan (koefisien produk ÷ koefisien reaktan), bukan sebaliknya.
  • Mengasumsikan reaktan dengan massa terkecil sebagai pembatas. Reaktan pembatas ditentukan oleh massa molar dan koefisien reaksi, bukan sekadar massa mentahnya saja.
  • Bingung membedakan hasil teoretis dan hasil aktual. Hasil teoretis adalah hasil maksimum yang dihitung; hasil aktual adalah apa yang benar-benar Anda timbang atau ukur.

Cara Menggunakan Kalkulator Ini

  1. Masukkan persamaan reaksi setara seperti N2 + 3 H2 -> 2 NH3. Gunakan tanda -> atau = untuk tanda panah dan tanda + di antara senyawa. Kolom input jumlah reaktan akan muncul secara otomatis.
  2. Pilih produk yang ingin Anda cari hasil teoretisnya.
  3. Masukkan jumlah masing-masing reaktan lalu tentukan satuannya dalam gram atau mol.
  4. (Opsional) Masukkan hasil aktual untuk turut menghitung persentase hasilnya.
  5. Klik Hitung untuk melihat hasil teoretis, visualisasi perlombaan hasil, reaktan pembatas, sisa reaktan berlebih, dan langkah penyelesaian lengkapnya.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa yang dimaksud dengan hasil teoretis?

Hasil teoretis adalah jumlah maksimum produk yang dapat dihasilkan oleh suatu reaksi dari reaktan yang diberikan, dengan asumsi reaksi berlangsung sempurna tanpa adanya kehilangan. Hasil ini ditentukan oleh reaktan pembatas dan dihitung dari rasio mol dalam persamaan setara.

Bagaimana cara menghitung hasil teoretis?

Ubah setiap reaktan ke dalam satuan mol, gunakan rasio mol dalam persamaan setara untuk menemukan seberapa banyak produk yang dapat dihasilkan oleh masing-masing reaktan, lalu ambil hasil terkecil. Nilai terkecil tersebut adalah hasil teoretis dalam satuan mol. Kalikan nilai tersebut dengan massa molar produk untuk mendapatkan satuan gram.

Bagaimana hubungan antara hasil teoretis dengan reaktan pembatas?

Reaktan pembatas adalah reaktan yang menghasilkan produk paling sedikit, sehingga reaktan ini menentukan batas hasil teoretis. Begitu reaktan pembatas habis, reaksi akan berhenti, tidak peduli seberapa banyak sisa reaktan lainnya yang masih ada.

Apa perbedaan antara hasil teoretis dan hasil aktual?

Hasil teoretis adalah jumlah maksimum yang diprediksi oleh stoikiometri. Hasil aktual adalah apa yang benar-benar Anda dapatkan di laboratorium, yang biasanya lebih rendah karena adanya reaksi samping, kehilangan selama proses pemindahan, dan reaksi yang tidak berlangsung sempurna.

Apakah persamaannya harus setara?

Ya. Koefisien dalam persamaan setara memberikan rasio mol yang digunakan untuk menghitung hasil teoretis. Jika persamaan tidak setara, setarakan terlebih dahulu atau hasilnya akan salah.

Bagaimana cara menghitung persentase hasil dari hasil teoretis?

Persentase hasil sama dengan hasil aktual dibagi dengan hasil teoretis, lalu dikalikan 100. Sebagai contoh, jika hasil aktual adalah 12 g sedangkan hasil teoretisnya adalah 15 g, maka persentase hasilnya adalah 80 persen.

Sumber Daya Tambahan

Kutip konten, halaman, atau alat ini sebagai:

"Kalkulator Hasil Teoretis" di https://MiniWebtool.com/id/kalkulator-hasil-teoretis/ dari MiniWebtool, https://MiniWebtool.com/

oleh tim miniwebtool. Diperbarui: 29 Juni 2026

Kalkulator kimia:

Alat populer dan terbaru:

Kalkulator Imbal Hasil Setara PajakKalkulator Hasil SewaKalkulator Hasil Setara ObligasiLihat semua →
Beranda > Beragam > Kalkulator kimia > Kalkulator Hasil Teoretis