Kalkulator Ampere ke Watt
Konversikan ampere ke watt untuk sirkuit DC, AC satu fasa, dan AC tiga fasa. Masukkan arus, tegangan, dan (untuk AC) faktor daya untuk mendapatkan daya nyata dalam watt, serta daya tampak (VA) dan daya reaktif (VAR) yang ditampilkan pada segitiga daya animasi, penjelasan langkah demi langkah, dan contoh sehari-hari dari daya yang dapat dijalankan.
Pemblokir iklan Anda mencegah kami menampilkan iklan
MiniWebtool tetap gratis karena iklan. Jika alat ini membantu Anda, dukung kami dengan upgrade untuk penjelajahan tanpa iklan dan penggunaan harian lebih banyak, atau izinkan MiniWebtool.com lalu muat ulang.
- Izinkan iklan untuk MiniWebtool.com, lalu muat ulang
- Atau upgrade untuk tanpa iklan dan batas harian lebih tinggi
Tentang Kalkulator Ampere ke Watt
Kalkulator Ampere ke Watt mengonversi arus listrik (dalam ampere) menjadi daya (dalam watt) untuk sirkuit DC, AC satu fasa, dan AC tiga fasa. Selain watt dasar, alat ini membagi beban Anda menjadi daya nyata (W), daya semu (VA), dan daya reaktif (VAR), serta menggambarkannya pada segitiga daya animasi sehingga Anda dapat melihat secara tepat bagaimana faktor daya mengubah arus menjadi kerja yang berguna.
Cara Mengonversi Ampere ke Watt
Konversi bergantung pada apakah sirkuit berupa DC atau AC, dan untuk AC, bergantung pada faktor daya beban.
Di mana P adalah daya nyata dalam watt, V adalah tegangan dalam volt, I adalah arus dalam ampere, dan PF adalah faktor daya (angka antara 0 dan 1). Untuk beban murni resistif, faktor daya adalah 1, sehingga rumus AC disederhanakan menjadi volt ร ampere yang sama dengan DC.
Mengapa Anda Selalu Memerlukan Tegangan
Ampere mengukur seberapa cepat muatan listrik mengalir; watt mengukur daya, yaitu laju energi yang digunakan. Daya adalah hasil kali dari "dorongan" (tegangan) dan "aliran" (arus), sehingga Anda tidak dapat mengubah ampere menjadi watt tanpa mengetahui tegangannya. Inilah sebabnya mengapa setiap kalkulator ampere ke watt yang akurat meminta tegangan โ nilai arus saja tidak cukup memberikan informasi.
Watt vs VA vs VAR: Segitiga Daya
Dalam sirkuit AC dengan motor, trafo, atau beban induktif lainnya, tidak semua arus melakukan kerja berguna. Para insinyur membagi daya menjadi tiga besaran terkait yang membentuk segitiga siku-siku:
- Daya nyata (P, watt) โ daya yang benar-benar melakukan kerja, seperti memanaskan, menerangi, atau memutar poros. Inilah "watt" yang dimaksud oleh kebanyakan orang.
- Daya semu (S, volt-ampere / VA) โ hasil kali total tegangan dan arus yang harus dibawa oleh kabel dan suplai, baik melakukan kerja berguna maupun tidak.
- Daya reaktif (Q, volt-ampere reaktif / VAR) โ daya yang mengalir bolak-balik antara sumber dan medan magnet atau listrik beban tanpa melakukan kerja bersih.
Sudut fasa ฯ = arccos(PF) adalah sudut sudut dari segitiga tersebut. Faktor daya mendekati 1 menghasilkan segitiga yang tipis dan hampir pipih (hampir seluruhnya daya nyata); faktor daya yang rendah menghasilkan segitiga tinggi dengan banyak daya reaktif yang terbuang.
Tabel Konversi Ampere ke Watt (pada Faktor Daya 1)
| Arus | 120 V | 230 V | 240 V |
|---|---|---|---|
| 1 A | 120 W | 230 W | 240 W |
| 5 A | 600 W | 1.150 W | 1.200 W |
| 10 A | 1.200 W | 2.300 W | 2.400 W |
| 15 A | 1.800 W | 3.450 W | 3.600 W |
| 20 A | 2.400 W | 4.600 W | 4.800 W |
| 30 A | 3.600 W | 6.900 W | 7.200 W |
Untuk beban DC atau AC resistif, watt = volt ร ampere. Untuk beban AC induktif, kalikan dengan faktor daya untuk mendapatkan daya nyata.
Faktor Daya Tipikal
- 1,0 โ beban resistif: bola lampu pijar, pemanas listrik, teko listrik, pemanggang roti.
- 0,9 โ 0,95 โ elektronik modern dengan koreksi faktor daya, pencahayaan LED.
- 0,8 โ 0,9 โ motor listrik yang sedang berjalan, pompa, dan kipas angin.
- 0,4 โ 0,6 โ motor berbeban ringan atau saat baru dinyalakan, beberapa pemberat (ballast) fluoresens lama.
Cara Menggunakan Kalkulator Ini
- Pilih jenis arus: DC, AC satu fasa, atau AC tiga fasa.
- Masukkan arus dan tegangan: Ketik arus dalam ampere dan tegangan dalam volt. Untuk tiga fasa, gunakan tegangan antar fasa (line-to-line).
- Masukkan faktor daya: Untuk AC, masukkan nilai antara 0,1 dan 1,0 (biarkan nilai bawaan 0,9 jika ragu). Opsi ini disembunyikan untuk DC.
- Klik Hitung: Lihat daya nyata dalam watt, daya semu dan reaktif, segitiga daya animasi, dan contoh sehari-hari dari apa yang dapat dijalankan oleh daya watt tersebut.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Bagaimana cara mengonversi ampere ke watt?
Untuk sirkuit DC, watt sama dengan volt dikali ampere: P = V ร I. Untuk AC satu fasa, kalikan dengan faktor daya: P = V ร I ร PF. Untuk AC tiga fasa, gunakan P = โ3 ร V ร I ร PF, di mana V adalah tegangan antar fasa (line-to-line). Anda selalu memerlukan tegangan untuk mengonversi ampere ke watt.
Mengapa saya memerlukan tegangan untuk mengonversi ampere ke watt?
Ampere mengukur laju aliran muatan listrik, sedangkan watt mengukur daya, yaitu laju penggunaan energi. Daya bergantung pada arus dan tegangan yang mendorong arus tersebut, sehingga watt = volt ร ampere. Tanpa tegangan, arus saja tidak dapat memberi tahu Anda besarnya daya.
Apa itu faktor daya dan mengapa itu penting?
Faktor daya adalah rasio antara daya nyata (watt, bagian yang melakukan kerja berguna) dan daya semu (volt-ampere, total yang dibawa sirkuit). Nilainya berkisar dari 0 hingga 1. Beban resistif seperti pemanas memiliki faktor daya mendekati 1, sedangkan motor dan beban induktif lainnya sering kali berkisar antara 0,8 hingga 0,9, yang berarti sebagian arus tidak melakukan kerja berguna.
Apa perbedaan antara watt, VA, dan VAR?
Watt (W) adalah daya nyata yang melakukan kerja berguna. Volt-ampere (VA) adalah daya semu, hasil kali total tegangan dan arus. Volt-ampere reaktif (VAR) adalah daya reaktif yang mengalir bolak-balik tanpa melakukan kerja. Ketiganya berhubungan melalui segitiga daya: daya semu kuadrat sama dengan daya nyata kuadrat ditambah daya reaktif kuadrat.
Berapa watt 10 ampere pada 120 volt?
Pada faktor daya 1 (beban resistif), 10 ampere pada 120 volt adalah 1.200 watt (120 ร 10). Jika berupa beban AC dengan faktor daya 0,9, daya nyatanya adalah 1.080 watt, sementara sirkuit tetap membawa daya semu sebesar 1.200 VA.
Apakah saya menggunakan tegangan antar fasa (line-to-line) atau fasa-ke-netral untuk tiga fasa?
Rumus tiga fasa P = โ3 ร V ร I ร PF menggunakan tegangan antar fasa / line-to-line (misalnya 400 V atau 480 V). Faktor โ3 sudah memperhitungkan ketiga fasa, jadi Anda tidak perlu mengubahnya ke tegangan fasa-ke-netral.
Sumber Daya Tambahan
Kutip konten, halaman, atau alat ini sebagai:
"Kalkulator Ampere ke Watt" di https://MiniWebtool.com/id/kalkulator-ampere-ke-watt/ dari MiniWebtool, https://MiniWebtool.com/
oleh tim miniwebtool. Diperbarui: 5 Juli 2026
Alat Elektronik:
- Kalkulator Masa Pakai Baterai Unggulan
- Kalkulator Kode Warna Resistor
- Kalkulator Hukum Ohm
- Kalkulator Penurunan Tegangan
- Kalkulator Lebar Jalur PCB
- Kalkulator Ukuran Kabel Baru
- Kalkulator Resistor LED Baru
- Kalkulator Pembagi Tegangan Baru
- Kalkulator Resistor Paralel Baru
- Kalkulator Kapasitor Baru
- Kalkulator Timer 555 Baru
- Kalkulator Transformator Baru
- Kalkulator Konstanta Waktu RC Baru
- Kalkulator Faktor Daya Baru
- Kalkulator Desibel (dB) Baru
- Kalkulator Impedansi Baru
- Kalkulator Frekuensi Resonansi Baru
- Simulator Gerbang Logika Baru
- Kalkulator Resistor Seri Baru
- Kalkulator Watt ke Ampere Baru
- Kalkulator Ampere ke Watt Baru
- Kalkulator kVA Baru
- Kalkulator Daya 3 Fasa Baru
- Konverter mAh ke Wh Baru