Kalkulator Masa Pakai Baterai
Hitung berapa lama baterai akan bertahan berdasarkan kapasitas (mAh/Ah/Wh) dan konsumsi perangkat (mA/A/W). Menampilkan visualisasi baterai animasi, penyesuaian efisiensi, dan rincian waktu berjalan untuk ponsel, laptop, perangkat IoT, dan lainnya.
Ad blocker Anda mencegah kami menampilkan iklan
MiniWebtool gratis karena iklan. Jika alat ini membantu, dukung kami dengan Premium (bebas iklan + lebih cepat) atau whitelist MiniWebtool.com lalu muat ulang halaman.
- Atau upgrade ke Premium (bebas iklan)
- Izinkan iklan untuk MiniWebtool.com, lalu muat ulang
Tentang Kalkulator Masa Pakai Baterai
Selamat datang di Kalkulator Masa Pakai Baterai, alat canggih untuk memperkirakan berapa lama baterai akan memberi daya pada perangkat Anda. Baik Anda sedang merancang proyek IoT, mengevaluasi kinerja baterai ponsel, merencanakan elektronik portabel, atau menentukan ukuran power bank untuk perjalanan Anda, kalkulator ini memberikan estimasi runtime yang akurat dengan rincian yang mendalam.
Cara Kerja Perhitungan Masa Pakai Baterai
Rumus dasar untuk menghitung runtime baterai sangatlah sederhana:
Sebagai contoh, jika Anda memiliki baterai 3000mAh dan perangkat Anda menarik arus sebesar 150mA, runtime teoretisnya adalah:
Namun, kinerja baterai di dunia nyata dipengaruhi oleh beberapa faktor, itulah sebabnya kalkulator kami menyertakan penyesuaian efisiensi.
Memahami Unit Kapasitas Baterai
mAh (Milliamp-hours)
Unit yang paling umum untuk baterai kecil. Ini mengukur berapa banyak arus yang dapat disuplai baterai selama satu jam. Baterai 3000mAh secara teoretis dapat memberikan 3000mA selama 1 jam, atau 300mA selama 10 jam.
Ah (Amp-hours)
Digunakan untuk baterai yang lebih besar seperti baterai mobil atau power bank besar. 1 Ah = 1000 mAh. Baterai mobil 100Ah sama dengan 100.000mAh.
Wh (Watt-hours)
Mengukur kapasitas energi, bukan kapasitas muatan. Sering digunakan untuk baterai laptop dan power station. Untuk mengonversi: Wh = mAh × V ÷ 1000. Untuk baterai lithium 3.7V: 3000mAh × 3.7V ÷ 1000 = 11.1Wh.
Memahami Unit Konsumsi
mA (Milliamps)
Penarikan arus dalam miliampere. Sebagian besar elektronik kecil menentukan konsumsi dengan cara ini. Smartphone biasanya menarik 100-400mA tergantung pada aktivitas.
A (Amps)
Digunakan untuk perangkat dengan daya lebih tinggi. 1A = 1000mA. Sebuah laptop mungkin menarik 2-4A pada beban penuh.
W (Watts)
Konsumsi daya. Umum untuk laptop dan peralatan rumah tangga. Untuk mengonversi ke arus: A = W ÷ V. Pengisi daya laptop 45W pada 19V menarik sekitar 2.4A.
Mengapa Efisiensi Itu Penting
Baterai asli tidak pernah memberikan 100% dari kapasitas pengenalnya karena:
- Hambatan Internal: Menyebabkan kehilangan energi berupa panas selama pengosongan
- Regulasi Tegangan: Konverter DC-DC pada perangkat membuang sejumlah energi
- Efek Suhu: Suhu dingin mengurangi kapasitas secara signifikan
- Usia Baterai: Kapasitas menurun seiring siklus pengisian daya
- Laju Pengosongan: Penarikan arus tinggi mengurangi kapasitas efektif (Hukum Peukert)
Rentang efisiensi tipikal:
- 95-100%: Baterai Li-ion baru, laju pengosongan rendah, suhu ruangan
- 85-90%: Kondisi rata-rata untuk sebagian besar aplikasi
- 75-80%: Laju pengosongan tinggi, baterai lama, atau lingkungan dingin
Konsumsi Daya Perangkat Umum
| Tipe Perangkat | Penggunaan Aktif | Standby | Catatan |
|---|---|---|---|
| Smartphone | 150-400 mA | 5-15 mA | Sangat bervariasi dengan kecerahan layar dan konektivitas |
| Tablet | 500-1500 mA | 10-30 mA | Layar yang lebih besar mengonsumsi lebih banyak daya |
| Laptop | 15-60 W | 1-5 W | Laptop gaming bisa memuncak pada 100W+ |
| Arduino Uno | 40-50 mA | 15 mA | Mode hemat daya dapat mengurangi hingga 0.1mA |
| Raspberry Pi 4 | 600-1200 mA | 540 mA | Pada daya USB 5V |
| Senter LED | 100-3000 mA | 0 mA | Tergantung pada daya LED dan mode |
| Earbud Nirkabel | 30-50 mA | 1-3 mA | ANC menambah 10-20mA |
| Pelacak GPS | 50-100 mA | 5-15 mA | Mode tidur penting untuk masa pakai baterai |
Tips Memaksimalkan Masa Pakai Baterai
Untuk Perangkat Seluler
- Kurangi kecerahan layar - layar mengonsumsi 30-50% baterai
- Gunakan mode gelap pada layar OLED - piksel hitam tidak menggunakan daya
- Nonaktifkan radio yang tidak digunakan (WiFi, Bluetooth, GPS jika tidak diperlukan)
- Aktifkan mode hemat daya untuk penggunaan non-kritis
- Jaga baterai antara 20-80% untuk umur panjang
Untuk Proyek DIY/IoT
- Gunakan mode tidur secara agresif - bangun hanya saat diperlukan
- Pilih regulator tegangan yang efisien (LDO vs switching)
- Minimalkan frekuensi bangun untuk pembacaan sensor
- Gunakan kecepatan clock yang lebih rendah jika memungkinkan
- Pertimbangkan pengisian daya tenaga surya untuk penempatan di luar ruangan
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Bagaimana cara menghitung masa pakai baterai?
Masa pakai baterai dihitung dengan membagi kapasitas baterai (dalam mAh) dengan konsumsi perangkat (dalam mA). Rumusnya adalah: Runtime (jam) = Kapasitas Baterai (mAh) ÷ Konsumsi Perangkat (mA). Sebagai contoh, baterai 3000mAh yang memberi daya pada perangkat yang menarik arus 150mA akan bertahan sekitar 20 jam. Hasil di dunia nyata bervariasi karena kerugian efisiensi dan konsumsi daya yang berubah-ubah.
Apa perbedaan antara mAh dan Wh?
mAh (milliamp-hours) mengukur kapasitas muatan listrik, sedangkan Wh (watt-hours) mengukur kapasitas energi. Untuk mengonversi di antara keduanya, Anda memerlukan tegangan: Wh = mAh × V ÷ 1000. Contohnya, baterai 3000mAh pada 3.7V sama dengan 11.1Wh. Wh sering digunakan untuk baterai yang lebih besar seperti laptop, sementara mAh umum digunakan untuk ponsel dan perangkat kecil.
Mengapa saya harus mempertimbangkan faktor efisiensi?
Efisiensi baterai memperhitungkan kehilangan energi di dunia nyata selama pengosongan. Faktor-faktornya meliputi hambatan internal, panas yang dihasilkan, sirkuit regulasi tegangan, dan usia baterai. Baterai lithium-ion tipikal beroperasi pada efisiensi 85-95%. Menggunakan faktor efisiensi memberikan perkiraan runtime yang lebih realistis dibandingkan dengan perhitungan ideal.
Bagaimana cara mengetahui konsumsi daya perangkat saya?
Konsumsi daya perangkat bervariasi berdasarkan aktivitas. Periksa spesifikasi perangkat Anda, gunakan pengukur daya USB, atau merujuk pada nilai umum: smartphone biasanya menggunakan 100-400mA saat aktif dan 5-15mA saat standby; laptop menggunakan 15-60W; senter LED menggunakan 100-1000mA; papan Arduino menggunakan 20-50mA. Gaming dan kecerahan tinggi meningkatkan konsumsi secara signifikan.
Mengapa masa pakai baterai saya yang sebenarnya berbeda dari perhitungan?
Beberapa faktor menyebabkan perbedaan di dunia nyata: konsumsi daya yang bervariasi selama penggunaan (tidak konstan), efek suhu, usia dan kesehatan baterai, proses latar belakang, dan efek Peukert (laju pengosongan tinggi mengurangi kapasitas efektif). Perhitungan ini memberikan perkiraan berdasarkan konsumsi rata-rata.
Sumber Daya Tambahan
Kutip konten, halaman, atau alat ini sebagai:
"Kalkulator Masa Pakai Baterai" di https://MiniWebtool.com/id// dari MiniWebtool, https://MiniWebtool.com/
oleh tim miniwebtool. Diperbarui: 05 Feb 2026