Konverter Biner ke BCD
Konversi angka biner ke format BCD (Binary-Coded Decimal) dengan visualisasi langkah demi langkah yang interaktif, diagram pemetaan bit, dan penjelasan konversi yang detail.
Ad blocker Anda mencegah kami menampilkan iklan
MiniWebtool gratis karena iklan. Jika alat ini membantu, dukung kami dengan Premium (bebas iklan + lebih cepat) atau whitelist MiniWebtool.com lalu muat ulang halaman.
- Atau upgrade ke Premium (bebas iklan)
- Izinkan iklan untuk MiniWebtool.com, lalu muat ulang
Tentang Konverter Biner ke BCD
Konverter Biner ke BCD adalah alat online gratis yang mengonversi angka biner (Basis-2) ke format BCD (Binary-Coded Decimal) dengan visualisasi langkah demi langkah yang interaktif dan diagram pemetaan bit yang mendetail. Baik Anda seorang mahasiswa ilmu komputer yang mempelajari sistem bilangan, seorang insinyur yang bekerja dengan sirkuit digital, atau seorang programmer yang mengimplementasikan aritmatika desimal, konverter ini menyediakan konversi yang komprehensif dengan penjelasan edukatif.
Apa itu BCD (Binary-Coded Decimal)?
BCD (Binary-Coded Decimal) adalah metode pengkodean digital di mana setiap digit desimal (0-9) diwakili oleh urutan biner 4-bit yang tetap. Berbeda dengan representasi biner murni di mana seluruh angka dikodekan sebagai nilai biner tunggal, BCD mengkodekan setiap digit desimal secara terpisah menggunakan sistem pembobotan 8-4-2-1.
Pengkodean BCD 8-4-2-1
BCD Standar menggunakan sistem pembobotan 8-4-2-1, di mana masing-masing dari 4 bit dalam digit BCD memiliki bobot posisi:
- Bit 3 (paling kiri): Bobot = 8
- Bit 2: Bobot = 4
- Bit 1: Bobot = 2
- Bit 0 (paling kanan): Bobot = 1
Untuk mendekode digit BCD, kalikan setiap bit dengan bobotnya dan jumlahkan hasilnya. Misalnya, BCD 0110 = 0ร8 + 1ร4 + 1ร2 + 0ร1 = 6.
Cara Mengonversi Biner ke BCD
Mengonversi biner ke BCD melibatkan dua langkah:
- Konversi Biner ke Desimal: Pertama, konversikan angka biner ke ekuivalen desimalnya dengan menghitung jumlah setiap bit yang dikalikan dengan pangkat 2 posisinya.
- Konversi Setiap Digit Desimal ke BCD: Kemudian, konversikan setiap digit desimal ke kode BCD 4-bitnya menggunakan tabel pengkodean standar.
Contoh: Konversi Biner 1010 ke BCD
Langkah 1: Biner 1010 ke Desimal
Langkah 2: Desimal 10 ke BCD (digit demi digit)
Tabel Referensi Pengkodean BCD
Tabel berikut menunjukkan pengkodean BCD untuk setiap digit desimal (0-9):
| Desimal | BCD (8-4-2-1) | Desimal | BCD (8-4-2-1) |
|---|---|---|---|
| 0 | 0000 | 5 | 0101 |
| 1 | 0001 | 6 | 0110 |
| 2 | 0010 | 7 | 0111 |
| 3 | 0011 | 8 | 1000 |
| 4 | 0100 | 9 | 1001 |
Perhatikan bahwa kode BCD 1010 hingga 1111 (desimal 10-15) tidak valid dalam BCD 8-4-2-1 standar karena tidak sesuai dengan digit desimal tunggal.
Mengapa BCD Masih Digunakan Sampai Sekarang?
Meskipun komputer modern terutama menggunakan biner, BCD tetap berharga dalam beberapa aplikasi:
- Perhitungan Keuangan: BCD menghindari kesalahan pembulatan floating-point saat presisi desimal yang tepat diperlukan, sehingga penting untuk sistem perbankan dan akuntansi.
- Tampilan Digital: Tampilan LED dan LCD 7-segmen menggunakan BCD secara langsung, menyederhanakan desain perangkat keras untuk menampilkan angka desimal.
- Sistem Tertanam: Banyak mikrokontroler dan jam waktu nyata menggunakan BCD untuk menyimpan dan memanipulasi nilai waktu/tanggal.
- Sistem Lama: Banyak antarmuka dan protokol perangkat keras lama menggunakan pengkodean BCD untuk kompatibilitas.
- Aritmatika Desimal: Beberapa prosesor memiliki instruksi aritmatika BCD khusus untuk perhitungan desimal yang lebih cepat.
Biner vs BCD: Perbedaan Utama
Efisiensi Penyimpanan
Biner murni lebih efisien dalam penyimpanan. Misalnya, angka 99 hanya membutuhkan 7 bit dalam biner (1100011) tetapi membutuhkan 8 bit dalam BCD (1001 1001). BCD menggunakan sekitar 20% lebih banyak penyimpanan daripada biner murni.
Kesederhanaan Konversi
BCD membuat konversi ke dan dari desimal menjadi sangat mudah - setiap grup 4-bit secara langsung mewakili satu digit desimal. Biner murni memerlukan operasi pembagian yang kompleks untuk dikonversi ke desimal.
Operasi Aritmatika
Aritmatika biner lebih sederhana untuk komputer. Aritmatika BCD memerlukan langkah-langkah koreksi tambahan (seperti instruksi DAA - Decimal Adjust After Addition pada prosesor x86).
Cara Menggunakan Konverter Ini
- Masukkan angka biner: Masukkan angka biner yang hanya berisi 0 dan 1. Spasi, tanda hubung, garis bawah, dan awalan 0b ditangani secara otomatis.
- Klik Konversi: Tekan tombol "Konversi ke BCD" untuk melakukan konversi.
- Lihat hasil: Lihat output BCD dengan rincian visual yang menunjukkan bagaimana setiap digit desimal dipetakan ke kode BCD 4-bitnya.
- Tinjau langkah demi langkah: Periksa langkah-langkah konversi mendetail yang menunjukkan transformasi biner-ke-desimal dan desimal-ke-BCD.
- Salin hasil: Gunakan tombol salin untuk menyalin hasil BCD ke clipboard Anda dengan cepat.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa itu BCD (Binary-Coded Decimal)?
BCD (Binary-Coded Decimal) adalah metode pengkodean digital di mana setiap digit desimal (0-9) diwakili oleh urutan biner 4-bit tetap menggunakan sistem pembobotan 8-4-2-1. Berbeda dengan biner murni yang mewakili seluruh angka sebagai nilai biner tunggal, BCD mengkodekan setiap digit desimal secara terpisah, sehingga memudahkan tampilan digital dan aritmatika desimal.
Bagaimana cara mengonversi biner ke BCD?
Untuk mengonversi biner ke BCD: Pertama, konversikan angka biner ke ekuivalen desimalnya. Kemudian, konversikan setiap digit desimal ke kode BCD 4-bitnya menggunakan pembobotan 8-4-2-1. Misalnya, biner 1010 = desimal 10 = BCD 0001 0000 (di mana 1 menjadi 0001 dan 0 menjadi 0000).
Apa perbedaan antara biner dan BCD?
Biner mewakili angka menggunakan notasi posisi dengan pangkat 2, di mana seluruh angka adalah satu urutan biner. BCD mewakili setiap digit desimal sebagai kode biner 4-bit yang terpisah. Misalnya, desimal 25 adalah 11001 dalam biner tetapi 0010 0101 dalam BCD (2=0010, 5=0101). BCD menggunakan lebih banyak bit tetapi menyederhanakan tampilan dan aritmatika desimal.
Mengapa BCD masih digunakan sampai sekarang?
BCD tetap berharga dalam aplikasi yang memerlukan representasi desimal yang tepat: perhitungan keuangan (menghindari kesalahan floating-point), tampilan digital (LED 7-segmen), sistem tertanam, antarmuka perangkat keras lama, dan aplikasi di mana presisi desimal sangat penting. Ini menyederhanakan konversi antara representasi internal dan output desimal yang dapat dibaca manusia.
Apa itu pengkodean BCD 8-4-2-1?
8-4-2-1 adalah sistem pembobotan BCD standar di mana masing-masing dari 4 bit memiliki bobot posisi: bit paling kiri mewakili 8, lalu 4, 2, dan 1. Untuk mendekode, kalikan setiap bit dengan bobotnya dan jumlahkan: untuk BCD 0110, itu adalah 0ร8 + 1ร4 + 1ร2 + 0ร1 = 6. Hanya nilai 0000 (0) hingga 1001 (9) yang merupakan kode BCD yang valid.
Berapa angka biner maksimum yang didukung konverter ini?
Konverter ini mendukung angka biner hingga 64 bit, yang dapat mewakili nilai desimal hingga 18.446.744.073.709.551.615 (sekitar 18,4 kuintiliun). Ini mencakup hampir semua kasus penggunaan praktis.
Sumber Daya Terkait
Pelajari lebih lanjut tentang sistem bilangan dan pengkodean BCD:
Kutip konten, halaman, atau alat ini sebagai:
"Konverter Biner ke BCD" di https://MiniWebtool.com/id/konverter-biner-ke-bcd/ dari MiniWebtool, https://MiniWebtool.com/
oleh tim miniwebtool. Diperbarui: 10 Jan 2026