Kalkulator Jatuh Tempo Hasil Obligasi
Hitung yield to maturity (YTM) obligasi dengan rincian rumus langkah demi langkah, visualisasi arus kas, analisis investasi, dan metrik obligasi komprehensif termasuk yield saat ini dan keuntungan/kerugian modal.
Ad blocker Anda mencegah kami menampilkan iklan
MiniWebtool gratis karena iklan. Jika alat ini membantu, dukung kami dengan Premium (bebas iklan + lebih cepat) atau whitelist MiniWebtool.com lalu muat ulang halaman.
- Atau upgrade ke Premium (bebas iklan)
- Izinkan iklan untuk MiniWebtool.com, lalu muat ulang
Tentang Kalkulator Jatuh Tempo Hasil Obligasi
Selamat datang di Kalkulator Jatuh Tempo Hasil Obligasi, alat komprehensif untuk menghitung YTM dengan rincian rumus langkah demi langkah, visualisasi arus kas interaktif, dan analisis investasi obligasi yang lengkap. Baik Anda mengevaluasi obligasi korporasi, surat berharga pemerintah, atau obligasi daerah, kalkulator ini menyediakan analisis kelas profesional untuk mendukung keputusan investasi Anda.
Apa itu Yield to Maturity (YTM) Obligasi?
Yield to Maturity (YTM) adalah total pengembalian yang diantisipasi pada obligasi jika dipegang hingga jatuh tempo. Ini dinyatakan sebagai tingkat persentase tahunan dan mewakili internal rate of return (IRR) dari sebuah investasi obligasi, dengan memperhitungkan semua pembayaran kupon di masa depan serta perbedaan antara harga beli dan nilai nominal.
YTM dianggap sebagai ukuran pengembalian obligasi yang paling komprehensif karena faktor-faktor berikut:
- Pembayaran kupon: Pembayaran bunga reguler yang diterima sepanjang masa hidup obligasi
- Keuntungan atau kerugian modal: Perbedaan antara harga beli dan nilai nominal saat jatuh tempo
- Nilai waktu uang: Efek pemajemukan dari menginvestasikan kembali pembayaran kupon
Rumus YTM
YTM adalah tingkat diskonto (r) yang membuat nilai sekarang dari semua arus kas masa depan sama dengan harga obligasi saat ini:
Di mana:
- P = Harga obligasi saat ini (harga pasar)
- C = Pembayaran kupon per periode
- F = Nilai nominal (nilai par) dari obligasi
- r = Hasil jatuh tempo (YTM) periodik
- n = Total jumlah periode hingga jatuh tempo
YTM vs Current Yield vs Tingkat Kupon
Memahami perbedaan antara ukuran hasil ini sangat penting bagi investor obligasi:
| Ukuran | Rumus | Apa yang Ditangkap |
|---|---|---|
| Tingkat Kupon | Kupon Tahunan รท Nilai Par | Tingkat tetap yang tertera pada obligasi |
| Current Yield | Kupon Tahunan รท Harga Saat Ini | Pengembalian pendapatan berdasarkan harga pasar |
| Yield to Maturity | IRR dari semua arus kas | Total pengembalian termasuk keuntungan/kerugian modal |
Cara Menggunakan Kalkulator Ini
- Masukkan Harga Obligasi Saat Ini: Harga pasar yang akan Anda bayar untuk membeli obligasi hari ini.
- Masukkan Nilai Par: Nilai nominal obligasi (biasanya $1.000 untuk obligasi korporasi).
- Masukkan Tingkat Kupon: Tingkat bunga tahunan sebagai persentase (misalnya, 5 untuk 5%).
- Masukkan Tahun hingga Jatuh Tempo: Jumlah tahun sampai obligasi jatuh tempo.
- Pilih Frekuensi Pembayaran: Seberapa sering kupon dibayar (setengah tahunan paling umum di AS).
- Klik Hitung: Lihat analisis YTM lengkap Anda dengan visualisasi dan rincian langkah demi langkah.
Memahami Hasil Anda
Hasil Utama
- Yield to Maturity (YTM): Total pengembalian yang disetahunkan jika dipegang hingga jatuh tempo
- Current Yield: Kupon tahunan dibagi dengan harga saat ini
- Keuntungan/Kerugian Modal: Perbedaan antara nilai par dan harga beli
Hubungan Harga Obligasi
- Obligasi Diskon (Harga < Par): YTM > Tingkat Kupon - Obligasi menawarkan yield lebih tinggi untuk mengompensasi harga yang lebih rendah
- Obligasi Par (Harga = Par): YTM = Tingkat Kupon - Obligasi diperdagangkan pada nilai nominal
- Obligasi Premium (Harga > Par): YTM < Tingkat Kupon - Yield lebih rendah karena harga premium yang dibayar
Faktor-faktor yang Memengaruhi YTM Obligasi
Lingkungan Suku Bunga
Ketika suku bunga pasar naik, harga obligasi yang ada akan turun (dan YTM naik). Ketika suku bunga turun, harga obligasi naik (dan YTM turun). Hubungan terbalik ini sangat mendasar dalam investasi obligasi.
Kualitas Kredit
Obligasi dengan peringkat kredit yang lebih rendah harus menawarkan YTM yang lebih tinggi untuk mengompensasi risiko gagal bayar bagi investor. Obligasi peringkat investasi (BBB/Baa ke atas) biasanya memiliki yield lebih rendah daripada obligasi hasil tinggi (junk bonds).
Waktu hingga Jatuh Tempo
Obligasi dengan jatuh tempo lebih lama lebih sensitif terhadap perubahan suku bunga dan sering kali membawa yield lebih tinggi untuk mengompensasi risiko durasi ini.
Pertimbangan Pajak
Hasil obligasi daerah mungkin tampak lebih rendah tetapi dapat menawarkan pengembalian setelah pajak yang lebih tinggi bagi investor dalam kategori pajak tinggi karena status bebas pajaknya.
Keterbatasan YTM
- Asumsi Reinvestasi: YTM mengasumsikan semua kupon diinvestasikan kembali pada tingkat YTM yang sama, yang mungkin tidak realistis
- Dipegang hingga Jatuh Tempo: YTM hanya akurat jika obligasi dipegang hingga jatuh tempo; menjual lebih awal dapat menghasilkan pengembalian yang berbeda
- Risiko Gagal Bayar: YTM mengasumsikan penerbit akan melakukan semua pembayaran terjadwal; gagal bayar dapat secara signifikan mengurangi pengembalian aktual
- Risiko Call: Obligasi yang dapat ditebus (callable bonds) mungkin dilunasi lebih awal, membatasi kemampuan investor untuk mendapatkan YTM penuh
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa itu Yield to Maturity (YTM) Obligasi?
Bond Yield to Maturity (YTM) adalah total pengembalian yang diantisipasi pada obligasi jika dipegang hingga jatuh tempo. YTM dinyatakan sebagai tingkat tahunan dan mempertimbangkan semua pembayaran kupon serta perbedaan antara harga beli dan nilai nominal. Ini mewakili internal rate of return (IRR) dari sebuah investasi obligasi.
Bagaimana perbedaan YTM dengan current yield?
Current yield hanya mempertimbangkan pembayaran kupon tahunan dibagi dengan harga obligasi saat ini, mengabaikan keuntungan atau kerugian modal saat jatuh tempo. YTM memberikan gambaran yang lebih lengkap dengan memperhitungkan semua arus kas masa depan termasuk pelunasan pokok akhir, menjadikannya ukuran yang lebih baik untuk membandingkan obligasi dengan harga dan jatuh tempo yang berbeda.
Mengapa YTM penting bagi investor obligasi?
YTM membantu investor membandingkan obligasi dengan tingkat kupon, harga, dan jatuh tempo yang berbeda secara setara. Ini mewakili pengembalian tahunan yang sebenarnya jika obligasi dipegang hingga jatuh tempo dan semua kupon diinvestasikan kembali pada tingkat yang sama. Hal ini sangat penting untuk manajemen portofolio dan pengambilan keputusan investasi.
Apa yang terjadi pada YTM saat harga obligasi naik atau turun?
YTM memiliki hubungan terbalik dengan harga obligasi. Ketika harga obligasi naik di atas nilai par, YTM turun di bawah tingkat kupon (premium bond). Ketika harga obligasi turun di bawah nilai par, YTM naik di atas tingkat kupon (discount bond). Hubungan ini sangat mendasar dalam investasi obligasi dan manajemen risiko suku bunga.
Bagaimana cara menghitung YTM secara manual?
YTM tidak dapat diselesaikan secara aljabar dan memerlukan metode numerik seperti iterasi Newton-Raphson. Rumus perkiraan YTM adalah: YTM โ (C + (F-P)/n) / ((F+P)/2), di mana C adalah kupon tahunan, F adalah nilai par, P adalah harga, dan n adalah jumlah tahun hingga jatuh tempo. Perkiraan ini kemudian disempurnakan secara iteratif untuk menemukan tingkat yang tepat.
Apa perbedaan antara YTM tahunan dan setengah tahunan?
Kebanyakan obligasi membayar kupon secara setengah tahunan (dua kali setahun). Saat menghitung YTM untuk obligasi setengah tahunan, tingkat periodik ditemukan terlebih dahulu, lalu disetahunkan. Perhitungan YTM setengah tahunan mempertimbangkan pemajemukan yang lebih sering, yang dapat sedikit memengaruhi hasil dibandingkan dengan asumsi pembayaran tahunan.
Sumber Daya Tambahan
Kutip konten, halaman, atau alat ini sebagai:
"Kalkulator Jatuh Tempo Hasil Obligasi" di https://MiniWebtool.com/id/kalkulator-jatuh-tempo-hasil-obligasi/ dari MiniWebtool, https://MiniWebtool.com/
oleh tim miniwebtool. Diperbarui: 03 Feb 2026