Kalkulator Barisan Aritmatika Presisi Tinggi
Hitung suku ke-n dan jumlah barisan aritmatika dengan solusi langkah demi langkah, visualisasi interaktif, dan hasil presisi tinggi hingga 1000 tempat desimal.
Ad blocker Anda mencegah kami menampilkan iklan
MiniWebtool gratis karena iklan. Jika alat ini membantu, dukung kami dengan Premium (bebas iklan + lebih cepat) atau whitelist MiniWebtool.com lalu muat ulang halaman.
- Atau upgrade ke Premium (bebas iklan)
- Izinkan iklan untuk MiniWebtool.com, lalu muat ulang
Tentang Kalkulator Barisan Aritmatika Presisi Tinggi
Selamat datang di Kalkulator Barisan Aritmatika Presisi Tinggi, alat tingkat profesional untuk menghitung suku ke-n dan jumlah barisan aritmatika dengan akurasi maksimal. Baik Anda seorang pelajar yang sedang mempelajari barisan, guru yang menyiapkan materi, atau profesional yang bekerja dengan deret matematika, kalkulator ini memberikan hasil akurat lengkap dengan penjelasan langkah demi langkah dan representasi visual.
Apa itu Barisan Aritmatika?
Sebuah barisan aritmatika (juga disebut deret aritmatika) adalah urutan angka di mana setiap suku setelah suku pertama diperoleh dengan menambahkan nilai konstan yang disebut beda ke suku sebelumnya. Ini menciptakan pola linear yang meningkat, menurun, atau tetap konstan tergantung pada nilai bedanya.
Sebagai contoh, barisan 2, 5, 8, 11, 14, ... adalah barisan aritmatika dengan:
- Suku pertama (aโ) = 2
- Beda (d) = 3
Rumus Utama
Rumus Suku ke-n
Untuk mencari suku apa pun dalam barisan aritmatika, gunakan rumus ini:
Di mana:
- aโ = suku ke-n yang ingin dicari
- aโ = suku pertama dari barisan
- n = posisi suku tersebut
- d = beda antar suku
Jumlah Barisan Aritmatika
Untuk menghitung jumlah dari n suku pertama, gunakan salah satu dari rumus ekuivalen berikut:
Bentuk pertama berguna jika Anda mengetahui suku pertama dan terakhir. Bentuk kedua berguna jika Anda hanya mengetahui suku pertama dan bedanya.
Cara Menggunakan Kalkulator Ini
- Masukkan suku pertama (aโ): Input nilai awal barisan Anda. Ini bisa berupa angka riil apa pun, termasuk desimal dan nilai negatif.
- Masukkan beda (d): Input nilai konstan yang ditambahkan antar suku. Nilai positif menciptakan barisan naik; nilai negatif menciptakan barisan turun.
- Masukkan n: Tentukan suku ke berapa yang ingin Anda cari dan berapa banyak suku yang akan dijumlahkan.
- Pilih presisi: Pilih jumlah tempat desimal untuk perhitungan (10 hingga 1000).
- Hitung: Klik tombol untuk melihat suku ke-n, jumlah, pratinjau barisan, visualisasi, dan solusi langkah demi langkah.
Memahami Hasil Anda
- Pratinjau Barisan: Menampilkan beberapa suku pertama untuk membantu Anda memvisualisasikan polanya.
- Suku ke-n (aโ): Suku spesifik pada posisi n dalam barisan tersebut.
- Jumlah (Sโ): Total ketika Anda menjumlahkan n suku pertama.
- Visualisasi: Bagan batang yang menunjukkan nilai suku secara grafis.
- Bukti Langkah-demi-Langkah: Rincian rumus lengkap yang menunjukkan secara tepat bagaimana hasil dihitung.
Jenis-Jenis Barisan Aritmatika
| Jenis | Beda (d) | Contoh | Pola |
|---|---|---|---|
| Naik (Increasing) | d > 0 | 3, 7, 11, 15, 19 | Nilai suku semakin besar |
| Turun (Decreasing) | d < 0 | 20, 15, 10, 5, 0 | Nilai suku semakin kecil |
| Konstan | d = 0 | 5, 5, 5, 5, 5 | Semua suku bernilai sama |
Aplikasi di Dunia Nyata
Keuangan & Ekonomi
- Bunga Tunggal: Bunga tumbuh dengan jumlah tetap setiap periode
- Depresiasi Linear: Nilai aset berkurang dengan jumlah konstan setiap tahun
- Kenaikan Gaji: Kenaikan tahunan tetap menciptakan barisan aritmatika
Sains & Teknik
- Gerak Lurus Berubah Beraturan: Jarak yang ditempuh dalam interval waktu yang sama
- Skala Temperatur: Mengonversi antara Fahrenheit dan Celsius
- Masalah Penumpukan: Jumlah barang dalam pengaturan bertumpuk
Contoh Sehari-hari
- Nomor kursi dalam barisan teater
- Tangga dengan tinggi anak tangga yang sama
- Waktu jam pada interval reguler
- Nomor halaman dalam buku
Barisan Aritmatika vs Geometri
| Properti | Barisan Aritmatika | Barisan Geometri |
|---|---|---|
| Pola | Tambah beda konstan | Kali dengan rasio konstan |
| Suku ke-n | aโ = aโ + (n-1)d | aโ = aโ ร rโฟโปยน |
| Bentuk Grafik | Linear (garis lurus) | Eksponensial (kurva) |
| Contoh | 2, 5, 8, 11, 14 | 2, 6, 18, 54, 162 |
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa itu barisan aritmatika?
Barisan aritmatika (atau deret aritmatika) adalah urutan angka di mana setiap suku setelah suku pertama diperoleh dengan menambahkan nilai konstan yang disebut beda (d) ke suku sebelumnya. Contohnya, 2, 5, 8, 11, 14 adalah barisan aritmatika dengan beda 3.
Bagaimana cara mencari suku ke-n dari barisan aritmatika?
Gunakan rumus aโ = aโ + (n-1)d, di mana aโ adalah suku pertama, n adalah posisi, dan d adalah beda. Contohnya, untuk mencari suku ke-10 dari barisan 3, 7, 11, ...: aโโ = 3 + (10-1)ร4 = 3 + 36 = 39.
Bagaimana cara menghitung jumlah barisan aritmatika?
Gunakan Sโ = n(aโ + aโ)/2 atau Sโ = n[2aโ + (n-1)d]/2. Rumus pertama memerlukan suku pertama dan terakhir; yang kedua hanya membutuhkan suku pertama dan beda.
Apa itu beda antar suku?
Beda (d) adalah nilai konstan yang ditambahkan ke setiap suku untuk mendapatkan suku berikutnya. Hitung dengan mengurangkan suku apa pun dari suku berikutnya: d = aโ - aโ. Nilainya bisa positif, negatif, atau nol.
Apakah barisan aritmatika bisa memiliki angka negatif?
Ya. Suku pertama bisa negatif, beda bisa negatif (barisan menurun), atau keduanya. Contoh: -10, -7, -4, -1, 2 memiliki suku pertama -10 dan beda 3.
Sumber Daya Tambahan
Kutip konten, halaman, atau alat ini sebagai:
"Kalkulator Barisan Aritmatika Presisi Tinggi" di https://MiniWebtool.com/id/kalkulator-barisan-aritmatika-presisi-tinggi/ dari MiniWebtool, https://MiniWebtool.com/
oleh tim miniwebtool. Diperbarui: 30 Jan 2026
Anda juga dapat mencoba Penyelesai Matematika AI GPT kami untuk menyelesaikan masalah matematika Anda melalui pertanyaan dan jawaban dalam bahasa alami.