Sejak 2010 · Mendukung 2 juta+ penggunaan alat setiap bulan
Sejak 2010
Tambahkan ke Chrome

Kotak Alat Saya

Mode Otomatis

Belum ada alat yang disimpan.

Tingkatkan ke Versi Premium
Alat terkait
Kalkulator Hukum OhmKalkulator Penurunan TeganganKalkulator Faktor Daya
Beranda > Beragam > Alat Elektronik
 

Kalkulator Transformator

Hitung rasio lilitan, tegangan sekunder, arus primer dan sekunder, serta daya untuk transformator listrik. Dapatkan rumus MathJax langkah demi langkah untuk analisis transformator ideal dan nyata.

Gratis digunakanTidak perlu mendaftarDiperbarui Mar 2026
Kalkulator TransformatorCoba sekarang — gratis ▼
Contoh Cepat
V₁ Tegangan Primer
N₁ Lilitan Primer
N₂ Lilitan Sekunder

Rasio = N₁ / N₂
I₁ Arus Primer
P Rating Daya
η Efisiensi (%)

Embed Kalkulator Transformator Widget

Tentang Kalkulator Transformator

Kalkulator Transformator menghitung rasio lilitan, tegangan sekunder, arus primer dan sekunder, daya, serta rasio transformasi impedansi untuk transformator listrik. Masukkan tegangan primer dan jumlah lilitan untuk kedua kumparan, dengan nilai arus atau daya opsional, untuk mendapatkan analisis lengkap dengan formula MathJax langkah demi langkah.

Apa Itu Transformator?

Transformator adalah perangkat elektromagnetik yang mentransfer energi listrik antara dua atau lebih sirkuit melalui induksi elektromagnetik. Ini terdiri dari inti magnetik dengan dua (atau lebih) lilitan kawat yang melingkarinya. Kumparan primer menerima daya input, dan kumparan sekunder memberikan daya output pada tingkat tegangan yang berbeda.

$$\frac{V_1}{V_2} = \frac{N_1}{N_2} = n$$

di mana \(V_1\) dan \(V_2\) adalah tegangan primer dan sekunder, \(N_1\) dan \(N_2\) adalah jumlah lilitan pada masing-masing kumparan, dan \(n\) adalah rasio lilitan.

Persamaan Utama Transformator

Rasio tegangan: Tegangan pada setiap kumparan sebanding dengan jumlah lilitannya:

$$V_2 = V_1 \times \frac{N_2}{N_1}$$

Rasio arus: Arus berbanding terbalik dengan rasio lilitan (untuk transformator ideal):

$$\frac{I_1}{I_2} = \frac{N_2}{N_1}$$

Daya: Untuk transformator ideal, daya tetap terjaga: \(P_{in} = P_{out}\). Untuk transformator nyata dengan efisiensi \(\eta\): \(P_{out} = \eta \times P_{in}\).

Transformator Step-Down vs. Step-Up

Transformasi Impedansi

Transformator juga mengubah impedansi sebesar kuadrat dari rasio lilitan:

$$\frac{Z_{primary}}{Z_{secondary}} = \left(\frac{N_1}{N_2}\right)^2 = n^2$$

Properti ini banyak digunakan dalam sistem audio (mencocokkan impedansi speaker ke output amplifier) dan sirkuit RF (penyesuaian impedansi antena).

Cara Menggunakan Kalkulator Ini

  1. Masukkan tegangan primer — Masukkan tegangan yang diterapkan pada kumparan primer (V1) dan pilih unitnya.
  2. Masukkan jumlah lilitan — Masukkan jumlah lilitan untuk kumparan primer (N1) dan kumparan sekunder (N2).
  3. Input opsional — Berikan arus primer, rating daya, atau sesuaikan efisiensi untuk mendapatkan perhitungan arus dan daya.
  4. Klik Hitung — Tekan tombol untuk menghitung semua parameter transformator.
  5. Tinjau hasil — Periksa rasio lilitan, tegangan, arus, daya, rasio impedansi, diagram transformator, dan formula langkah demi langkah.

Aplikasi Praktis

FAQ

Apa itu rasio lilitan transformator?

Rasio lilitan adalah perbandingan lilitan kumparan primer (N1) terhadap lilitan kumparan sekunder (N2). Ini menentukan bagaimana tegangan ditransformasikan: rasio 10:1 berarti tegangan sekunder adalah 1/10 dari tegangan primer (step-down), sedangkan 1:10 berarti sekunder 10 kali lebih tinggi (step-up).

Bagaimana transformator mengubah tegangan?

Transformator mengubah tegangan melalui induksi elektromagnetik. Arus bolak-balik di kumparan primer menciptakan fluks magnet yang berubah-ubah di inti, yang menginduksi tegangan di kumparan sekunder. Tegangan induksi sebanding dengan rasio lilitan sekunder terhadap primer: V2 = V1 × (N2/N1).

Apa hubungan antara arus dan rasio lilitan?

Arus berbanding terbalik dengan rasio lilitan. Ketika tegangan diturunkan, arus dinaikkan dengan faktor yang sama, dan sebaliknya. Ini menjaga kekekalan daya (P = V × I). Untuk transformator ideal: I1/I2 = N2/N1.

Apa itu transformasi impedansi?

Transformator mengubah impedansi sebesar kuadrat dari rasio lilitan: Z1/Z2 = (N1/N2)². Ini sangat penting untuk penyesuaian impedansi di sirkuit audio dan RF, di mana transfer daya maksimum memerlukan impedansi sumber dan beban yang cocok.

Apa itu efisiensi transformator?

Efisiensi (η) adalah rasio daya output terhadap daya input, dinyatakan dalam persentase: η = (Pout/Pin) × 100%. Transformator nyata memiliki kerugian dari rugi-rugi inti (histeresis, arus eddy) dan rugi-rugi tembaga (pemanasan I²R pada kumparan). Efisiensi tipikal berkisar antara 95% hingga 99% untuk transformator daya.

Kutip konten, halaman, atau alat ini sebagai:

"Kalkulator Transformator" di https://MiniWebtool.com/id/kalkulator-transformator/ dari MiniWebtool, https://MiniWebtool.com/

oleh tim miniwebtool. Diperbarui: 18 Mar 2026

Alat Elektronik:

Alat populer dan terbaru:

Kalkulator Daya 3 FasaKalkulator kVAKalkulator Lebar Jalur PCBLihat semua →
Beranda > Beragam > Alat Elektronik > Kalkulator Transformator