Kalkulator Natrium Kalibrasi
Hitung natrium yang dikalibrasi untuk hiperglikemia menggunakan formula Katz dan Hillier. Termasuk interpretasi klinis, perhitungan langkah demi langkah, dan penilaian keparahan untuk manajemen DKA dan HHS.
⚡ Contoh Cepat — Klik untuk mencoba:
Ad blocker Anda mencegah kami menampilkan iklan
MiniWebtool gratis karena iklan. Jika alat ini membantu, dukung kami dengan Premium (bebas iklan + lebih cepat) atau whitelist MiniWebtool.com lalu muat ulang halaman.
- Atau upgrade ke Premium (bebas iklan)
- Izinkan iklan untuk MiniWebtool.com, lalu muat ulang
Tentang Kalkulator Natrium Kalibrasi
Kalkulator Natrium Kalibrasi adalah alat klinis penting bagi penyedia layanan kesehatan yang menangani pasien dengan hiperglikemia. Alat ini menyesuaikan kadar natrium serum terukur untuk memperhitungkan efek pengenceran yang disebabkan oleh peningkatan glukosa darah, mengungkapkan status natrium pasien yang sebenarnya. Hal ini sangat penting dalam keadaan darurat diabetes seperti ketoasidosis diabetik (DKA) dan keadaan hiperglikemik hiperosmolar (HHS).
Memahami Natrium Terkoreksi
Ketika glukosa darah naik secara signifikan di atas kadar normal, hal itu menciptakan gradien osmotik yang menarik air dari dalam sel ke dalam aliran darah. Masuknya air ini mengencerkan konsentrasi natrium, menyebabkan apa yang tampak sebagai hiponatremia (natrium rendah) pada hasil laboratorium. Namun, ini adalah hiponatremia dilusional atau pseudohiponatremia — natrium tubuh total mungkin normal atau bahkan meningkat, tetapi konsentrasi terukur diturunkan secara artifisial oleh air tambahan.
Rumus Natrium Terkoreksi
Dua rumus utama yang digunakan untuk menghitung natrium terkoreksi:
Rumus Katz (Tradisional)
Rumus Katz, yang diterbitkan pada tahun 1973, adalah faktor koreksi yang paling banyak digunakan. Rumus ini menambahkan 1,6 mEq/L ke natrium terukur untuk setiap 100 mg/dL glukosa yang melebihi 100 mg/dL.
Rumus Hillier (Alternatif)
Rumus Hillier, berdasarkan penelitian dari tahun 1999, menggunakan faktor koreksi yang lebih tinggi yaitu 2,4 mEq/L. Studi menunjukkan hal ini mungkin lebih akurat, terutama ketika kadar glukosa melebihi 400 mg/dL.
Rumus Mana yang Harus Saya Gunakan?
| Rumus | Faktor Koreksi | Paling Baik Digunakan Saat | Catatan |
|---|---|---|---|
| Katz (1.6) | 1,6 mEq/L per 100 mg/dL | Hiperglikemia rutin, glukosa < 400 mg/dL | Standar tradisional, paling umum dikutip |
| Hillier (2.4) | 2,4 mEq/L per 100 mg/dL | Hiperglikemia berat, glukosa > 400 mg/dL | Berdasarkan data eksperimen, mungkin lebih akurat |
Interpretasi Klinis
Memahami nilai natrium terkoreksi membantu memandu keputusan pengobatan:
Kapan Harus Menghitung Natrium Terkoreksi
Hitung natrium terkoreksi dalam skenario klinis berikut:
- Ketoasidosis Diabetik (DKA) — Penting untuk keputusan manajemen cairan
- Keadaan Hiperglikemik Hiperosmolar (HHS) — Kritis untuk menentukan status hidrasi yang sebenarnya
- Diagnosis diabetes baru — Saat muncul dengan hiperglikemia berat
- Setiap hiponatremia dengan hiperglikemia bersamaan — Untuk membedakan hiponatremia sejati vs. dilusional
- Pasien perawatan kritis — Ketika glukosa dan natrium keduanya tidak normal
Implikasi Klinis
Jika Natrium Terkoreksi Normal (135-145 mEq/L)
Hiponatremia yang tampak murni bersifat dilusional. Saat glukosa normal dengan pengobatan, natrium akan naik secara proporsional. Protokol cairan DKA/HHS standar sudah tepat.
Jika Natrium Terkoreksi Masih Rendah (< 135 mEq/L)
Hiponatremia sejati ada di luar efek dilusional. Berhati-hatilah dengan resusitasi cairan yang agresif. Pertimbangkan penyebab yang mendasari (SIADH, insufisiensi adrenal, kehilangan melalui ginjal).
Jika Natrium Terkoreksi Meningkat (> 145 mEq/L)
Defisit air bebas yang signifikan terjadi. Pasien lebih dehidrasi daripada yang ditunjukkan oleh natrium terukur. Penggantian cairan hipotonik yang lebih agresif mungkin diperlukan.
Contoh Praktis
Pertimbangkan pasien dengan DKA yang datang dengan:
- Natrium terukur: 128 mEq/L (tampak rendah)
- Glukosa darah: 650 mg/dL (sangat tinggi)
Menggunakan rumus Katz:
Natrium terkoreksi sebesar 136,8 mEq/L berada dalam rentang normal, menunjukkan natrium terukur yang rendah disebabkan oleh pengenceran dari hiperglikemia. Seiring normalnya glukosa, natrium akan naik sebagaimana mestinya.
Pertimbangan Penting
- Periksa ulang natrium saat glukosa normal — Natrium harus naik secara proporsional saat glukosa turun; jika tidak, selidiki penyebab lain
- Hindari koreksi berlebih — Perubahan natrium yang cepat dapat menyebabkan osmotic demyelination syndrome (ODS)
- Pertimbangkan gambaran klinis — Rumus adalah perkiraan; integrasikan dengan pemeriksaan fisik dan laboratorium lainnya
- Pantau tren — Pengukuran berantai lebih berharga daripada nilai tunggal
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa itu natrium terkoreksi dan mengapa itu penting?
Natrium terkoreksi adalah nilai natrium serum yang disesuaikan untuk memperhitungkan efek pengenceran dari hiperglikemia. Ketika glukosa darah tinggi, air berpindah dari dalam sel ke aliran darah, mengencerkan natrium dan menyebabkan pembacaan yang rendah secara artifisial. Natrium terkoreksi mengungkapkan status natrium pasien yang sebenarnya, yang sangat penting untuk manajemen ketoasidosis diabetik (DKA) dan keadaan hiperglikemik hiperosmolar (HHS) yang tepat.
Apa rumus untuk natrium terkoreksi?
Rumus yang paling banyak digunakan adalah rumus Katz: Na Terkoreksi = Na Terukur + 1,6 × [(Glukosa - 100) / 100]. Ini menambahkan 1,6 mEq/L ke natrium terukur untuk setiap 100 mg/dL glukosa di atas 100 mg/dL. Alternatifnya adalah rumus Hillier yang menggunakan faktor koreksi 2,4 mEq/L per 100 mg/dL, yang mungkin lebih akurat untuk hiperglikemia berat.
Apakah saya harus menggunakan rumus Katz atau Hillier?
Rumus Katz (koreksi 1,6 mEq/L) adalah standar tradisional yang digunakan di sebagian besar pengaturan klinis. Rumus Hillier (koreksi 2,4 mEq/L) dikembangkan berdasarkan penelitian yang menunjukkan faktor tradisional meremehkan koreksi yang dibutuhkan, terutama ketika glukosa melebihi 400 mg/dL. Banyak klinisi menggunakan rumus Katz untuk kasus rutin dan mempertimbangkan rumus Hillier untuk hiperglikemia berat.
Berapa rentang normal untuk natrium terkoreksi?
Rentang normal untuk natrium (termasuk natrium terkoreksi) adalah 135-145 mEq/L. Nilai di bawah 135 menunjukkan hiponatremia, sedangkan nilai di atas 145 menunjukkan hipernatremia. Kelainan parah (di bawah 120 atau di atas 155 mEq/L) memerlukan perhatian segera karena risiko komplikasi neurologis.
Bagaimana hiperglikemia menyebabkan pseudohiponatremia?
Hiperglikemia menyebabkan pseudohiponatremia melalui efek osmotik. Glukosa darah yang tinggi menciptakan gradien osmotik yang menarik air dari ruang intraseluler ke dalam aliran darah. Masuknya air ini mengencerkan konsentrasi natrium, membuatnya tampak lebih rendah dari status natrium pasien yang sebenarnya. Ini disebut hiponatremia dilusional atau translokasional, dan rumus natrium terkoreksi membalikkan efek ini secara matematis.
Kapan saya harus menghitung natrium terkoreksi?
Hitung natrium terkoreksi setiap kali pasien mengalami hiperglikemia (glukosa > 100 mg/dL) bersama dengan pengukuran natrium. Ini sangat penting dalam keadaan darurat diabetes seperti DKA dan HHS, diagnosis diabetes baru dengan hiperglikemia berat, dan pasien sakit kritis dengan hiperglikemia bersamaan dan hiponatremia yang tampak.
Referensi
Kutip konten, halaman, atau alat ini sebagai:
"Kalkulator Natrium Kalibrasi" di https://MiniWebtool.com/id/kalkulator-natrium-kalibrasi/ dari MiniWebtool, https://MiniWebtool.com/
oleh tim miniwebtool. Diperbarui: 03 Feb 2026